Rentetan Kegalauan yang Dialami Karyawan Baru

Galau merupakan kondisi di mana kamu sedang mengalami perasaan atau pikiran yang kacau tidak karuan. Galau bisa juga diartikan sebagai suasana hati yang sedang dilanda kebingungan. Perasaan tersebut biasanya dialami orang yang mengalami kegagalan atau menghadapi situasi baru seperti bekerja di tempat baru. terutama bagi kamu yang belum pernah bekerja dan baru memasuki dunia kerja untuk pertama kalinya. Untuk itulah kali ini kita akan membahas berbagai kegalauan yang sering dialami oleh karyawan baru.

  1. Galau dalam Menjalin Hubungan dengan Rekan Baru

Dalam dunia kerja, networking merupakan hal yang penting karena jaringan yang luas akan memudahkan pekerjaan dilakukan. Masalahnya, kamu sebagai karyawan baru tentu memiliki perasaan tidak percaya diri atau canggung karena belum mengenal teman kantor. Kamu juga merasa canggung untuk mulai bertanya dan menyapa dulu. Bahkan ketika kamu sudah berusaha untuk ramah dan menyapa dulu, kadang ada beberapa rekan kerja yang tidak perduli dan terkesan acuh.

Tentunya jika berada di kondisi seperti ini akan membuatmu sangat tak nyaman sehingga perasaan galau dan tidak tenang biasanya muncul karena kamu merasa kesepian dan tidak ada yang bisa diajak bicara atau sekedar bertukar pikiran. Akhirnya kegalauan tersebut sering kali menjadi alasan bagi karyawan baru untuk tidak betah di pekerjaan tersebut

  1. Galau Karena Takut Melakukan Kesalahan

Sebagai karyawan baru, apalagi fresh graduate, kamu harus belajar lagi dari awal tentang jobdesk dan pekerjaan kamu saat ini. Dalam masa adaptasi ini biasanya muncul perasaan galau karena takut melakukan kesalahan. Karyawan baru identik dengan kesalahan-kesalahan yang terjadi karena effort yang berlebihan. Misalnya seperti menanyakan sesuatu yang berulang-ulang kepada senior atau selalu bertanya setiap kali ingin melakukan sesuatu.

  1. Galau Karena Menghadapi Atasan Baru

Kamu yang baru mendapatkan pekerjaan tentunya harus belajar tentang karakteristik atasan. Hal-hal apa saja yang bisa membuatnya senang atau marah dan bagaimana berkomunikasi yang baik dengannya. Tentunya hal ini akan membuatmu galau dan kebingungan karena takut salah bicara dengan atasanmu. Namun saat pertama kali masuk kerja, lebih baik kamu menjalankan prinsip see and learn atau mempelajari tingkah laku dan kinerja atasanmu serta bagaimana rekan kerja yang lain berinteraksi dengannya. Hal ini akan membantumu mengurangi kegalauan.

  1. Galau Tak Bisa Move On dari Kantor Lama

Bagi yang sudah pernah bekerja, perasaan galau ketika pindah ke pekerjaan baru tentunya pernah kamu alami. Hal ini karena, tidak semua orang meninggalkan kantor lamanya karena sesuatu yang negatif. Bisa juga karena jenjang karir di perusahaan yang baru lebih menjanjikan dan mampu menawarkan gaji yang lebih tinggi, meski sebenarnya kamu lebih betah dikantor lama.

Suasana dan orang-orang baru di kantor yang terkadang belum klik denganmu tentunya akan memicu perasaan galau sehingga kamu akan memikirkan tentang hal-hal yang menyenangkan di kantor lama. Pada akhhirnya kamu mulai membanding-mbandingkan antara kantor lama dan kantor baru, di mana perbandingan ini bisa berdampak negatif pada semangat kerjamu.

  1. Galau Karena Beban Pekerjaan

Ketika kamu bekerja di perusahaan baru, maka beban pekerjaan yang kamu jalani pun akan berbeda, meski secara bidang maupun jabatan sama. Hal ini wajar karena beban pekerjaan tiap perusahaan berbeda-beda tergantung dari skala dan sistem yang dianut perusahaan.

Kamu bisa saja mendapatkan setumpuk pekerjaan secara tiba-tida di hari pertama kerja atau sebaliknya kamu akan menganggur dan serasa makan gaji buta karena tidak mengerjakan apapun. Akhirnya kamu akan kebingungan sendiri mau mengerjakan apa.

Solusi yang bisa kamu lakukan adalah memastikan dari awal apa saja yang menjadi job description kamu dan apa saja urusan yang di handle oleh divisi kamu. Kemudian buatlah management waktu yang sesuai supaya kamu bisa menyelesaikan semua tugas tersebut dengan tepat waktu. namun jika kamu merasa pekerjaanmu terlalu sedikit, tanya pada kolega atau divisi lain apa yang mungkin bisa di bantu.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk kamu ya..